Memahami Berat Volume dalam Pengiriman: Mengapa Informasi Ini Penting bagi Pelanggan

Dalam industri logistik modern, biaya pengiriman tidak lagi ditentukan semata-mata oleh berat fisik barang. Seiring meningkatnya volume perdagangan dan keterbatasan ruang angkut, perusahaan logistik menerapkan metode perhitungan yang juga mempertimbangkan dimensi paket, yang dikenal sebagai berat volume atau volumetric weight. Pendekatan ini memastikan pemanfaatan ruang angkut dilakukan secara adil dan efisien, khususnya untuk barang dengan ukuran besar namun bobot relatif ringan.

Berat volume digunakan untuk mengukur besarnya ruang yang ditempati suatu kiriman di dalam moda transportasi. Barang yang ringan tetapi berdimensi besar dapat mengonsumsi kapasitas angkut lebih signifikan dibandingkan barang berat dengan ukuran kompak. Oleh karena itu, perusahaan pengiriman akan membandingkan berat fisik aktual dengan berat volume, dan menggunakan nilai yang lebih besar sebagai dasar perhitungan tarif pengiriman.

Metode perhitungan berat volume telah menjadi standar industri dan diterapkan secara luas pada pengiriman domestik maupun internasional. Pendekatan ini mendukung optimalisasi kapasitas angkut serta menjaga konsistensi dan keadilan dalam penetapan tarif, terutama pada moda transportasi udara dan layanan ekspres yang memiliki keterbatasan ruang.

Bagi pelanggan, pemahaman terhadap konsep berat volume memberikan kejelasan dalam struktur biaya pengiriman. Dengan memahami dasar pembebanan berat, pelanggan dapat memperkirakan ongkos kirim secara lebih akurat sejak tahap perencanaan, sekaligus melakukan penyesuaian pada kemasan agar lebih efisien tanpa mengurangi perlindungan terhadap barang.

Selain berdampak pada biaya, akurasi informasi dimensi dan berat juga berperan penting dalam kelancaran proses operasional dan administrasi pengiriman. Data yang konsisten antara kondisi fisik barang dan dokumen pengiriman membantu mengurangi potensi penyesuaian biaya, keterlambatan, maupun koreksi di titik transit, serta mendukung kepatuhan terhadap ketentuan pengangkutan dan kepabeanan yang berlaku.

Pada akhirnya, berat volume merupakan bagian integral dari sistem logistik modern. Pemahaman pelanggan yang baik, disertai komunikasi yang transparan dari penyedia jasa logistik, akan menciptakan proses pengiriman yang lebih efisien, dapat diprediksi, dan saling menguntungkan dalam rantai pasok global yang semakin kompleks.

Contoh Perhitungan Berat Aktual dan Berat Volume

Contoh 1: Berat Volume Lebih Besar dari Berat Aktual

  • Berat fisik aktual: 7 kg
  • Dimensi paket: 40 cm Γ— 30 cm Γ— 50 cm
  • Volume paket: 60.000 cmΒ³

Perhitungan berat volume:

  • Dengan pembagi 6000 β†’ 60.000 Γ· 6000 = 10 kg
  • Dengan pembagi 5000 β†’ 60.000 Γ· 5000 = 12 kg

Berat kena tagih (chargeable weight):

  • Digunakan berat volume, yaitu 10 kg atau 12 kg (mana yang berlaku sesuai layanan)
Scroll to Top